LAPORAN WAWANCARA PEMBELAJARAN INOVATIF

DI SMA N 1 CEPOGO BOYOLALI

KELAS XI TAHUN AJARAN 2010/2011

Anggota Kelompok:

a.         Fitria Marlina              A.410080201

b.         Sari Yuliana Dewi       A.410080204

c.         Ngatini                        A.410080238

d.         Ratna Dwi Astuti        A.410080247

 

 

 

Daftar pertanyaan wawancara:

  1. Apakah guru tersebut pernah melaksanakan pembelajaran yang sifatnya inovatif ?
  2. Apa latar belakang dilaksanakannya pembelajaran tersebut ?
  3. Bagaimana mekanisme pelaksanaannya ?
  4. Bagaimana hasil setelah melaksanakan pembelajaran tersebut ?

 

 

Nara sumber

Nama               : Nyarsi Mulyani

J. Kelamin       : Perempuan

Usia                 : 35 tahun

Pekerjaan         : Guru Matematika SMA

 

 

Waktu            : Sabtu, 27Mei 2011, pukul 13.00 – 13.30 WIB

Lokasi             : SMA N 1 Cepogo, Boyolali

 

 

Hasil Wawancara

Kesimpulan Wawancara:

Setelah wawancara dilakukan dapat disimpulkan bahwa guru tersebut pernah melaksanakan pembelajaran yang bersifat inovatif, yaitu menggunakan strategi atau metode pembelajaran Problem Based Introductuon (PBI)/(Pembelajaran Berdasarkan Masalah) Latar belakang dilakukannya metode tersebut yaitu karena dalam kegiatan belajar dikelas, siswa kurang aktif bahkan jarang ada siswa yang mau maju untuk mempresentasikan jawabannya serta bila ditanya guru siswa lebih banyak diam. Siswa juga cenderung pasif dalam berpendapat, mengerjakan soal, atau tugas dari guru, siswa memilih diam, tidak berusaha berpendapat, dan mengerjakan soal atau tugas tersebut. Selain itu kemauan siswa untuk bertanya masih rendah. Sehingga guru dalam menyampaikan materi perlu memilih metode mana yang sesuai dengan keadaan kelas atau siswa, sehingga siswa merasa tertarik untuk mengikuti pelajaran yang diajarkan. Belajar matematika tidak hanya mendengarkan guru didepan kelas saja, tetapi memerlukan banyak latihan-latihan, berani mengemukakan ide dan berani bertanya, berani mengerjakan soal didepan kelas. Metode Based Introductuon (PBI)/(Pembelajaran Berdasarkan Masalah)merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dalam pembelajaran. Metode Based Introductuon (PBI)/(Pembelajaran Berdasarkan Masalah)memiliki banyak kelebihan, diantaranya banyak materi yang disampaikan kepada siswa dan siswa dapat terampil mengerjakan soal karena banyaknya latihan yang diberikan.

 

Mekanisme metode Based Introductuon (PBI)/(Pembelajaran Berdasarkan Masalah)

  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya
  5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan

 

Hasil dari penggunaan metode Based Introductuon (PBI)/(Pembelajaran Berdasarkan Masalah) siswa menjadi lebih aktif dalam berpendapat, lebih terampil dalam mengerjakan soal karena banyak latihan soal yang diberikan melalui kerjasama kelompok, berani mengemukakan ide dan berani bertanya kepada guru.