SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN

 

Dalam UULH No. 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan hidup disebutkan bahwa sumber daya alam adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya alam hayati, sumber daya alam non hayati, sumber daya manusia dan sumber daya buatan.

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam, yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia untuk lebih mensejahterakan hidupnya.

Berdasarkan sifatnya sumber daya alam dapat dibedakan menjadi sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Berdasarkan jenisnya sumber daya alam dibedakan menjadi sumber daya alam hayati dan non hayati. Sementara itu lingkungan hidup diartikan sebagai suatu sistem yang merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasukdidalamnya manusia dan perilakunya yang dapat mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk lain.

Pemanfaatan SDA harus berwawasan lingkungan. Kita tidak seharusnya memanfaatkan SDA yang ada semau kita, biarpun untuk SDA yang dapat diperbaharui. Terlebih untuk SDA yang tidak dapat diperbaharui, kita harus menghemat dalampemakaiannya karena tidak dapat diperbaharui ataupun kalau bisa dibentuk kembali memerlukan jutaan tahun lamamnya.

Seiring dengan perkembangan zaman jumlah penduduk pun juga meningkat dengan pesatnya, sementara lahan untuk tempat tinggal tidak bertambah justru semakin berkurang untuk kegiatan industry maupun usaha lain. Hal ini menyebabkan bernagai masalah kependudukan. Selain itu setiap hari manusia pun kegiatannya selalu menghasilkan limbah yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan terjadi akan berakibat buruk bagi kehidupan manusia, makhluk lain maupun lingkungan itu sendiri. Oleh karena itu perlu dilakukan usaha-usaha untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan lingkungan hidup untuk kesejahteraan bersama.

 

 

BAB VI

 

REPRODUKSI DAN PERKEMBANGAN

 

 

Salah satu segi yang terpenting pada makhluk hidup ialah kemampuannya membiakkan jenisnya. Bagi setiap organisme,ada saatnya manakala kekuatan untuk metabolisme,pertumbuhan,dan daya tanggapnya tidak memadai untuk mempertahankan organisasinya yang rumit terhadap kekuatan-kekuatan asing lain.

Ada dua cara yang amat berbeda dalam membentuk keturunan diantara makhluk hidup. Satu diantaranya adalah reproduksi seksual. Individu baru yang terbentuk karena tergabungnya informasi turun-temurun yang disumbangkan oleh dua sel berlainan,biasanya mewakili dua induk yang berbeda. Metode yang lainnya dalam reproduksi itu melibatkan satu induk saja disebut reproduksi aseksual,keturunannya itu terbentuk tanpa peleburan dua gamet.

Reproduksi pada tumbuhan ada dua macam :

  1. Reproduksi Seksual

Reproduksi seksual melibatkan kedua proses pembuahan (fertilisasi) dan meiosis. Pada fertilisasi,nucleus kedua gamet bersatu,meningkatkan jumlah kromosom dari haploid menjadi diploid. Pada meiosis,jumlah kromosom direduksi lagi dari diploid menjadi haploid.

Reproduksi seksual pada tumbuh-tumbuhan dapat berupa penyerbukan antara bunga jantan dan bunga betina (antara putik dan benang sari).

  1. Reproduksi a Seksual

Hampir setiap macam tumbuhan mampu membiak dirinya dengan cara aseksual, turunan yang baru dihasilkan oleh satu induk. Reproduksi aseksual hanyalah merupakan cara alternative untuk menghasilkan keturunan. Keturunan yang dihasilkan secara aseksual adalah identik secara genetis dengan induknya dan dengan demikian merupakan klon.

Reproduksi pada hewan juga ada dua macam antara lain:

  1. Reproduksi a Seksual

Reproduksi aseksual pada hewan lebih jarang terjadi daripada tumbuhan. Cacing berkembang biak dengan cara fragmentasi,dan ada juga sejumlah hewan berkembang biak dengan cara pertunasan seperti pada ubur-ubur. Pertunasan juga didapatkan pada hewan parasit. Contoh yang terkenal adalah cacing pita. Beberapa species hewan tingkat tinggi berkembang biak dengan cara parthenogenesis (hewan betina menghasilkan telur yang berkembang menjadi anak tanpa dibuahi),contohnya pada ikan-ikan tertentu,sejumlah serangga dan beberapa jenis kadal.

  1. Reproduksi Seksual

Reproduksi seksual pada hewan dilakukan dengan cara kawin antara hewan jantan dengan hewan betina,yaitu terjadi pertemuan antara sel kelamin jantan atau sperma dengan sel teluratau ovum yang kemudian akan berkembang menjadi zigot yang selanjutnya akan berkembang menjadi embrio dan akan berkembang terus menjadi hewan baru yang mirip induknya.

Pertumbuhan pada organisme dapat terjadi secara sederhana dengan peningkatan jumlah sel-selnya. Pertumbuhan dapat juga terjadi sebagai akibat peningkatan ukuran sel.

Pertumbuhan pada tanaman terjadi terutama pada meristem. Meristem ini menyediakan sel-sel baru yang tumbuh memanjang dan berdeferensiasi,memungkinkan akar tumbuh lebih panjang.

Pertumbuhan pada hewan tidak terjadi pada tempat tertentu seperti pada tumbuhan. Semua jaringan dan organ badan hewan ikut serta dalam pertumbuhan. Asas pertumbuhan badan adalah pertumbuhan kerangka penunjangnya.

Pada manusia,daerah pertumbuhan dari tulang menjadi tulang penuh terjadi dalam umur belasan akhir dan permulaan duapuluh tahunan. Penghentian pertumbuhan juga terjadi pada mamalia lainnya,tetapi biasanya pada umur yang lebih muda.

Regenerasi adalah penggantian bagian-bagian yang rusak dan lenyap. Seperti perkembangan embrio,ini menyangkut deferensiasi sel dan organisasinyake pola yang tepat. Pada vertebrata kemampuan regenerasi biasanya berkurang sesuai dengan umur.

Perkembangan digunakan untuk menjelaskan perubahan-perubahan dari cara-cara gamet jantan dan betina dibuat dan dipersatukan sehingga dapat berlangsung proses pembuahan. Pola yang sebenarnya dari perkembangan adalah beragam antara spesies-spesies(terutama jika tidak berkerabat dekat) dan sedikit tumpang tindih,maka biasanya dibedakan tahap-tahapnya sebagai berikut:

  1. Pembelahan

Selama tahapan perkembangan ini nucleus zigot menjalani serangkaian pambelahan mitosis.

  1. Morfogenesis

Adalah tahapan sejumlah sel-sel yang dihasilkan terus membelah diri,bergerak-gerak dan menata dirinya menjadi lapisan-lapisan dan kumpulan yang berbeda dan terbentuklah pola tertentu.

  1. Diferensiasi

Pada tahap ini sel-sel embrio yang sedang berkembang mulai mengambil bentuk struktur dan fungsi khusus yang akan dipunyainya pada saat menjadi dewasa. Proses ini dinamakan diferensiasi

  1. Pertumbuhan

Pertumbuhan terjadi setelah semua system tubuh organisme itu terbentuk. Selama masa ini organisme itu menjadi lebih besar karena berlanjutnya pembelahan sel atau karena pembesaran sel.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VII

ILMU PENGETAHUAN ALAM

 

 

Ilmu Pengetahuan Alam(IPA) adalah ilmu yang memprlajari alam dan segala isinya. Manusia memilki rasa ingin tahu. Dari dorongan rasa ingin tahu ini akhirnya manusia dapat mengumpulkan pengetahuan,perkembangan alam pikiran manusia sampai kelahiran Ilmu Pengetahuan Alam dimulai dari tahap mitos, penalaran,pengalaman empiris,dan akhirnya metode ilmiah.

Pada mulanya dalam upaya menjawab berbagai masalah selalu dihubungkan dengan kekuatan gaib. Tahap ini disebut mitos, dan tahap ini ada keterbatasan dalam pengamatan,keterbatasan alat,keterbatasan cara berpikir. Pada tahap berikutnya,mengandalkan hanya kepada penalaran deduktif,lalu pada tahap selanjutnya lagi hanya mengandalkan pengalaman induktif,dan akhirnya tahap metode ilmiah ,yang merupakan gabungan penalaran indultif dan deduktif.

Metode ilmiah dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) merumuskan masalah,(2) menyusun hipotesis, (3) menguji hipotesis dengan eksperimen,(4) menarik kesimpulan.

Metode ilmiah pada dasarnya sama bagi semua jenis disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam maupun ilmu-ilmu sosial,tetapi tidak dapat digunakan untuk bahasa,matematika dan humaniora. Kebenaran yang diperoleh melalui metode ilmiah tidak bersifat mutlak,tetapi bersifat tentative atau bersifat sementara. Justru karena itu IPA bersifat dinamis.

Tugas dan peranan ilmu adalah untuk memerikan (deskripsi),menjelaskan,meramalkan dan mengendalikan. Untuk melakukan kegiatan ilmiah atau metode ilmiah diperlukan penguasaan atau sarana berpikir ilmiah yaitu yang berupa bahasa,logika,matematika dan statistika.

Pengertian IPA meliputi pertama produk yang berupa fakta,konsep,prinsip,hukum dan teori. Kedua berupa proses atau metode ilmiah dan yang Ketiga adalah nilai dan sikap ilmiah.

Sikap ilmiah adalah tingkah laku yang diperlukan untuk melakukan proses IPA,agar diperoleh produk IPA.Sikap ilmiah antara lain: obyektif,jujur,disiplin,tekun,terbuka dan komunikatif.

Ilmu Pengetahuan Alam klasik bersifat deskriptif,deterministic,eksperimen mendahului teori,sedangkan IPA modern bersifat simulatif,kuantitatif,probabilistic dan teori mendahului eksperimen.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VIII

SISTEM TATA SURYA DAN ASAL USUL ALAM SEMESTA

 

 

Pada suatu malam yang gelap dan cerah,tampak bintang-bintang bertaburan di langit hitam. Semakin gelap tempat menfamati,bintang-bintang yang terlihat semakin banyak dan semakin jelas. Kelompok-kelompok bintang yang berdekatan beredar mengelilingi suatu kabut gas pijar yang sangat besar sebagai pusatnya selain dikelilingi bintang-bintang yang saling berdekatan yang dinamakan cluster juga dikelilingi tebaran bintang yang lain. Kelompok bintang tersebut dinamakan galaksi. Bumi yang kita tempati ini berada dalam salah satu galaksi yang diberi nama Milky Way atau Bima Sakti. Selain galaksi-galaksi ada juga bintang yang tampak sangat hitam yang diberi nama Black Hole atau lobang hitam.

Effek Doppler menyatakan bahwa bila jarak antara sumber gelombang dan penerima gelombang menjauh maka frekuensi gelombang yang diterima lebih rendah dari frekuensi sumber gelombang dan sebaliknya bila jarak antara sumber gelombang dan penerima gelombang mendekat maka frekuensi gelombang yang diterima lebih tinggi dari frekuensi sumber gelombang.

Pada zaman yunani kuno, seorang filosof bernama Clausius Ptolomeus mengemukakan pendapatnya bahwa matahari,bulan,dan planet-planet beredar mengelilingi bumi yang tetap diam ditempatnya sebagai pusat peredaran,jadi Bumi menjadi pusat alam semesta.

Menurut teori Geosentris bahwa matahari sebagai pusat peredaran dan semua planet mengelilingi matahari.

Planet-planet yang berada di dalam garis edar matahari disebut planet dalam dan ayang berada di luar garis edar matahari disebut planet luar. Jadi Bumi,Merkurius dan Venus dinamakan planet dalam,sedangkan Mars,Yupiter,Saturnus,Uranus,Neptunus dan Pluto dinamakan planet luar. Peredaran planet mengelilingi matahari dinamakan gerak revolusi.

Selain Matahari dan Planet-planet ,adapun satelit dan benda-benda angkasa lainnya seperti Asteroida,Komet dan Meteor.

1)      Matahari

Matahari sebagai pusat peredaran planet,massanya 98% dari seluruh massa tata surya.

2)      Merkurius

Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari dan planet terkecil,diameternya 4500 km.

3)      Venus

Planet venus menempati urutan kedua terdekat dengan matahari,berdiameter 12.320 km,jadi sedikit lebih kecil dari bumi.

4)      Bumi

Bumi menempati urytan ke tiga terdekat dengan matahari,memiliki sebuah satelit yaitu bulan dan diliputi atmosfer.

5)      Mars

Planet mars berada pada jarak 226,48 juta km dari matahari,diameternya 6272 km,periode revolusi 1,9 tahun,periode rotasi 24 jam 37 menit. Mars memiliki dua satelit yang disebut Phobus dan Daimus.

6)      Yupiter

Planet Yupiter adalah planet terbesar,diameternya 138.560 km,massanya hampir 300 kali massa bumi.

7)      Saturnus

Planet Saturnus berdiameter 118.400 km,periode revolusi 29,5 tahun,berotasi cepat dengan periode 10,4 jam. Planet ini mempunyai 10 satelit dan sabuk raksasa.

8)      Uranus

Planet Uranus berada pada jarak 2860 juta km,berdiameter 50.560 km,periode revolusi 84 tahun dan periode rotasi 10,8 jam.

9)      Neptunus

Planet Neptunus berada pada jarak 4470 juta km dari matahari,berevolusi dengan periode 165 tahun,periode rotasi 15,7 jam.

10)  Pluto

Planet Pluto baru ditemukan pada tahun 1930,merupakan planet terjauh dari matahari dan berotasi tercepat yaitu dengan periode 6,4 jam.

11)  Satelit dan Bulan

Satelit adalah anak planet yang berotasi dan mengorbit planet induknya,sedangkan Bulan adalah satu-satunya satelit bumi.

12)  Asteroida atau Planetoida

Planetoida mengelilingi matahari yang jumlahnya banyak sekali diperkirakan lebih dari 2000 buah dan terletak antara planet Mars dan Yupiter.

13)  Komet

Komet disebut bintang berekor tetapi sebenarnya tidak tergolong bintang. Komet berupa bongkahan batu yang diselubungi kabut gas.

14)  Meteor

Meteor berupa batuan yang bertaburan di angkasa,jika meteor masuk ke atmosfer Bumi akan terbakar dan berpijar karena gesekan dengan atmosfer,sehingga tampak dari bumisebagai bintang beralih.

Pendapat-pendapat (teori) tentang asal mula Tata Surya diantaranya adalah:

  1. Teori Tidal atau Teori Pasang Surut
  2. Teori Bintang Kembar
  3. Teori Nebular
  4. Teori Big Bang
  5. Teori Creatio Continua

 

Penciptaan alm semesta dapat dijelaskan dalam 6 proses sebagai berikut:

    1. Alam berasal dari sop kosmos yaitu cairan atau gas fluida dengan kecepatan tinggi dan suhu sangat tinggi.
    2. Pada tahap ke dua suhu sop kosmos mencapai seratus ribu juta derajat,massa jenis rata-rata mencapai empat juta ton per liter,pada tahap ini telah terbentuk bahan penyusun nuklir yang jumlahnya tertentu.
    3. Suhu kosmos mencapai seribu juta derajat,massa jenis mencapai 20 kg per liter,pada tahap ini telah terbentuk muatan kelistrikan.
    4. Suhu kosmos mencapai kurang dari seratus juta derajad,massa jenis rerata antara 1 sd 10 kg per liter,tahap ini terjadi penyusunan inti atom dan  pengelompokan materi yang berevolusi menjadi galaksi.
    5. Pada tahap ke lima terbentuk atom-atom,sehingga elektronbebas dalam kosmos bekurang jumlahnya.Cahaya mulai mengisi seluruh ruangan.
    6. Kabut materi terdiri atom-atom yang menggumpal membentuk bintang-bintang dan galaksi(terbentuklah system tata surya).

Beberapa teori/metode untuk menentukan umur buni diantaranya adalah:

a)      Metode Sedimen

Mengetahui ketebalan lapisan –lapisan sediment yang terbentuk setiap tahunnya dapat diperkirakan umur bumi.

b)      Metode Kadar Garam

Umur bumi dapat diperkirakan dengan mengetahui kenaikan kadar garam air laut setiap tahunnya.

c)      Metode Termal

Umur bumi dapat diperkirakan dengan mengetahui perubahan massa jenis dan suhu permukaan bumi.

d)     Metode Radioaktif

Umur bumi dapat diperkirakan dengan mengetahui waktu paroh dan mengukur aktivitas sinar radioaktif dapat ditentukan umur batuan tersebut.

Bumi diselimuti gas (udara) yang disebut Atmosfer. Atmosfer bumi dibedakan atas tiga lapisan yaitu lapisan paling bawah dinamakan Troposfer, lapisan diatasnya dinamakan Stratosfer dan lapisan paling atas dinamakan Ionosfer.

Pergeseran benua telah berlangsung selama jutaan tahun,secara kronologis dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Pada waktu 225 tahun yang lalu masih berupa satu benua yang disebut super continental.
  • Pada waktu 200 juta tahun yang lalu super continental pecah menjadi 3 bagian yaitu benua Eropa-Asia, Afrika-Amerika dan Antartika-Australia.
  • Pada waktu 135bjuta tahun yang lalu Afrika dan Amerika mulai memisah,selanjutnya Eropa dan Asia memisah.
  • Pada waktu 65 juta tahun yang lalu Antartika dan Australia mulai memisahkan diri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IX

ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI MASA KINI

  1. Konsepsi Ilmu Alamiah dan Perkembangan Sience dan Teknologi

Ilmu alamiah (secience) telah diketahui mempunyai makna; ilmu yang mengungkapkan tentang gejala-gejala alam, atau hukum-hukum alam (Sunnatullah/ hukum-hukum Allah) yang digali dengan suatu metode yang dikenal dengan istilah metode ilmiah. Hukum-hukum alam sifatnya pasti dan tidak berubah, sedangkan ilmu alamiah (science) sifatnya dinamis dan mempunyai keterbatasan, karena sangat dipengaruhi keterbatasan alat bantu penginderaan dan keterbatasan kemampuan penalaran manusia.

 

  1. Hasil Penemuan IPA dalam Konsep Teknologi Modern

Dalam bidang ilmu fisika, dijelaskan bahwa semua yang ada di alam semesta ini adalah sebagai materi dan energi. Materi didefinisiskan; segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Sedangkan yang dimaksud energi adalah sesuatu yang dikandung oleh materi. Energi yang terdapat di alam ini bersifat kekal, tidak hilang tetapi hanya berubah bentuk. Misalnya, dari energi panas berubah menjadi energi mekanik (gerakan baling-baling pada turbin ), energi mekanik berubah menjadi energi listrik (gerakan turbin dialirkan ke dinamo), energi listrik berubah menjadi energi cahaya (aliran listrik dapat memijarkan lampu).

  1. Pembangunan Tenaga Listrik

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) pada prinsipnya mengubah tenaga potensial air yang dialirkan ke bawah 100M, menjadi tenaga mekanik sehingga dapat memutar turbin yang kemudian dapat memutar getaran (mesin pembangkit tenaga listrik), tegangan listrik yang dihasilkan selanjutnya diturunkan oleh suatu transformator. Biasanya PLTA ini disebut pada bendungan yang airnya keluar dari turbin masih dapat dimanfaatkan untuk irigasi.

Sedangkan PLTD pada prinsipnya juga hampir sama dengan PLTA, hanya penggerak turbin diambil dari energi disel, sedang energi disel diambil dari energi kimia dari minyak solar.

PLTN (Pembangkit Listirk Tenaga Nuklir), pada prinsipnya perubahan tenaga yang terikat inti atom yang berupa energi mekanik, kemudian menjadi energi listrik. Biasanya energi panas yang keluar dari inti atom diserap oleh cairan penyerap panas dalam raktor atom, kemudian dialirkan dalam air sehingga air mendidih dan menguap, uap air ini untuk menggerakkan turbin uap air lalu menggerakkan ghenerator ke trnsformator baru untuk konsumen (Margono,1984).

 

  1. Mesin-mesin

Mesin adalah alat yang penting untuk penunjang kehidupan manusia, diantaranya :

  • Mesin bakar, pada prinsipnya mencampur udara dengan bahan bakar dengan bantuan percikan api dari busi
  • Mesin disel, pada prinsipnya sama dengan mesin bakar, hanya tidak menggunakan api dari busi akan tetapi dengan menampatkan udara sehingga temperatur tinggi.
  • Mesin jet dan roket, pada prinsipnya menginjeksi bahan bakar dan udara ke dalam silinder (tabung pembakar) sehingga terbentuk gas dengan temperatur tinggi.

 

  1. Komputer

Kelebihan dari teknologi komputer dibanding produk teknologi lain :

  • Kemampuannya untuk dapat diprogram guna melakukan berbagai macam tugas secara menakjubkan dengan kecepatan dan ketelitian yang sangat tinggi.
  • Kecepatan perkembangan teknologinya.

Bidang pekerjaan lainnya juga mulai terpengaruh seperti terlihat pada beberapa contoh berikut:

  1. Penyiapan surat menyurat sampai penyiapan arsipnya di kantor dilakukan dengan menggunakan komputer.
  2. Penggunaan komputer dalam bidang animasi.
  3. Pemanfaatan komputer diperpustakaan.
  4. Penggunaan komputer di rumah-rumah sakit.
  5. Pengendalian lintas udara.
  6. Penggunaan komputer di bidang industri.

 

  1. Nuklir

Teknologi nuklir dapat dimanfaatkan misalnya :

  1. Teknologi nuklir untuk industri pangan, industri tekstil, industri pengawetan makanan.
  2. Teknologi nuklir untuk kesehatan umumnya digunakan sinar radioaktif berumur pendek, dapat menentukan lokasi tumor/ kanker, dapat digunakan untuk proses pembedahan,dsb.
  3. Teknologi nuklir untuk industri radiografi, misalnya untuk mengetahui letak kerekatan pada sambungan pipa yang berada di dalam tanah/ bangunan, dengan bantuan sinar radioaktif akan dapat diketahui dengan mudah dan segera.
  4. Teknologi nuklir untuk hidrologi, sinar radioaktif ini dapat digunakan untuk mendeteksi kecepatan air mengalir.
  5. Teknologi nuklir untuk studi terhadap pencemaran.

 

  1. Komunikasi

Penemuan IPA tentang komunikasi sudah demikian pesat, sehingga informasi apapun di belahan bumi manapun dapat dinikmati dengan cepat oleh orang lain di bagian , telepon (seluler), radiuo(pager), cinema (CD, VCD) dll.

 

  1. Teknologi Bagi Kehidupan Manusia
  2. Hasil- hasil teknologi bagi kehidupan manusia
  • Kloning

Kloning yaitu teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada mahluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia.

  • Bayi tabung

Proses pembuatan dengan metode bayi tabung, terjadi jikasel telur (istri) dibuahi sel sperma (suami) tidak didalam rahim, tetapi dalam suatu wadah yang mempunyai kondisi mirip dengan kondisi alami rahim. Setelah sel telur terbuahi, embrio yang terbentuk selanjutnya ditanamkan ke . Metode ini dilakukan karena proses pembuahan secara alami mengalami gangguan, seperti adanya kelainan pada rahim atau karena lemahnya sel sperma (Zallum,1997).

  • Transpalasi organ

Yang dimaksud transpalasi organ disini adalah pemindahan organ tubuh darisatu manusia kepada manusia lain.

  • Bahan tambahan makanan (food additives)

Beberapa contoh bahan tambahan makanan antara lain, sebagai berikut :

  1. Antioksidan adalh bahan tambahan makanan yang digunakan untuk melindungi makanan dari terjadinya proses oksidasi.
  2. Antikoagulan (antikempal) bahan tambahan makanan yang dapat mencegah mengempalnya makanan yang berbentuk serbuk.
  3. Pengasam, penetral, dan pendapar adalah bahn tambahan makanan yang dapat mengasamkan, menetralkan dan mempertahankan derajat keasamaaan makanan.
  4. Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan yang tidak atau hampir mempunyai nilai gizi.
  5. Pengawet adalah bahan tambahan makanan yang dapat mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau perurain lainnya terhadap makanan yang disebabkan oleh aktifitas mikroorganisme.
  6. Pewarna adalah bahan tambahan yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan.
  7. Penyedap rasa dan aroma adalah bahan tambahan makanan yang dapat memberikan, menambah atau mempertegas rasa dan aroma.
  8. Dampak Teknologi bagi kehidupan Manusia
  • Dampak negatif dari perkembangan teknologi antara lain :
  1. Timbulnya pencemaran.
  2. Terjadinya bencana alam banjir, hutan gundul, erosi dll.
  3. Untuk memenuhi kebutuhan pangan pada jaman modern ini telah banyak digunakan tenaga nuklir, misalnya penggunaan pestisida mempunyai dampak negatif yakni dapat meracuni tanah atau bahkan manusia itu sendiri.
  4. Gas-gas hasil sisa dari minyak bumi dan batu bara menyesakkan nafas (polusi udara).
  5. Dari tahap pengeboran tambang sampai didapatkan tambang tersebut dapat mengakibatkan penyakit sesak nafas, disamping kerusakan ekosistem hayati disekitar.
  6. Kemungkinan dapt timbul penyakit cacing tambang yang membahayakan manusia ( Anonoim, 1991).

 

 

 

 

 

 

 

BAB X

EKOLOGI DAN LINGKUNGAN HIDUP

  1. Pengertian Ekologi dan Lingkungan

Istilah “ ekologi” pertama kali diperkenalkan pada tahun 1869 oleh ilmuwan biologi bernama Ernest Haeckel. Ekologi berasal dari kata “oikos” yang artinya rumah tangga, dan “logos” yang berarti ilmu. Oleh karena itu yang menjadi obyek ilnu ini adalah mahluk hidup, maka ekologi adalah ilmu yang mengatur rumah tangga mahluk hidup, maksudnya ilmu tentang hubungan timbal balik anatara mahluk khidup dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Pada dasarnya ekologi adalah ilmu dasar yang menyelidiki dan memahami bagaimana a hendlam bekerja, bagaimana keberadaan mahluk hidup dalam suatu sistem kehidupan, bagaimana bentuk hubungan antar mahluk hidup dalam suatu ekosistem.

 

  1. Kualitas manusia dan kualitas lingkungan hidup

Hakekat  pengelolaan lingkungan hidup yang benar adalah bagaimana upaya manusia sebagai salah satu bentuk intervensi yang dilakukan terhadap ekosistemnya, agar kualitas lingkungan juga makin baik. Hal ini terjadi karena lingkungan hidup dapat terbentuk apabila terjadi ineteraksi anatara manusia dengan ekosistemnya. Dengan demikian pengelolaan lingkungan hidup yang benar adalah apabila terjadi keserasian, keselarasan, dan keseimbangan antara kualitas manusia dan kualitas lingkungan (Suryani dkk, 1997).

 

  1. Sumber Daya Alam dan Pelestariannya

Sumber daya alam  sebagai modal dasar, memang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan kesejahteraan rakyat banyak dengan cara-cara yang tidak menimbulkan kerusakan. Cara-cara yang digunakan hendaknya dapat memelihara dan mengembangkan potensi sumber daya alam tersebut, sehingga menunjang pembangunan lebih lanjut.

Meningkatnya jumlah penduduk dan pembangunan, terutama pembangunan fisik, telah membawa konsekuensi dengan makin meningkatnya tingkat pengambilan atau pemanfaatan sumber daya alam. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat mengakibatkan rusaknya lingkungan atau berubahnya tatanan ekosistem dalam suatu lingkungan. Oleh karena itu masalahnpelestarian sumber daya alam dan lingkungan menjadi maslah penting untuk ditanggapi dan dilaksanakan oloeh semua pihak. Selain itu masalah pelestarian sumber daya alam yang berhubungan dengan pengembangan perlindungan atas wilayah dan suaka alam, dewasa ini juga memerlukan perhatian yang serius. Hal ini karena masih banyak hutan lindung dan kawasan-kawasan lainnya yang mengalami kerusakan akibat dari penggarapan lahan oleh penduduk yang tidak disertai usaha pelestarian.

 

  1. Pencemaran dan Perubahan Kualitas Lingkungan Hidup

Secara umum pencemaran lingkunga dapat dibagi menjadi pencemaran air, tanah, dan udara. Menurut Sastrawijaya (1991), mengatakan bahwa polutan atau zat pencemar (zat yang menyebabkan terjadinya pencemaran) dapt digolongkan menjadi dua 1. Zat pencemar yang bersifat kuantitatif, yaitu terdiri dari unsur-unsur yang secara alamiah telah ada didalam alam ini, tetapi jumlahnya semakin bertambah karena kegiatan manusia sehingga menyebabkan terjadinya pencemaran, misalnya karbondioksida, fospor, nitrat dan sebagainya 2. Zat pencemar yang bersifat kualitatif, yaitu terdiri dari senyawa-senyawa yang terjadi karena disengaja dibuat manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, tetapi kurang bijaksana dalam penggunaannya.

Menurut Suryani dkk (1987), bahwa terjadinya penurunana kulitas lingkungan lebih banyak disebabkan oleh faktor manusia yang menjadi salah satu komponen terpenting dalam lingkungan. Hal ini disebabkan oleh adanya pandangan manusia yang terlalu anthroposentris terhadap lingkungan tanpa diimbangi dengan pemahaman ecosentris. Sehingga dalam pemanfaatan sumber daya lingkungan, selalu lebih diorientasikan pada kepentingan manusia, tanpa melihat kepentingan biotik dan non biotiknya. Perubahan yang terjadi pada lingkungan biotik dan non biotik, selanjutnya dapat memacu munculnya persoalan-persoalan kehidupan masyarakat (sosial), misalnya dengan menurunnya kulitas air, udara dan tanah, pada gilirannya dapat mempengaruhi kualitas kesehatan manusia (masyarakat). Dengan demikian, terjadinya gangguan satu aspek kehidupan masyarakat ini dapat mengakibatkan terjadinya perubahan masyarakat secara umum.

 

  1. Pengelolaan Lingkungan Hidup

Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup (UULH) no.23 tahun 1997 tentang pengelolaan Lingkungan Hidup, pasal 1 ayat (2) disebutkan bahwa Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemiliharaan,pengawasan, pengendalian, pemulihan dan pengembangan lingkungan hidup. Sementara itu, dalam pasal 1 ayat (1) pada UU yang sam, disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah suatu kesatuan ruanhg dengan semua benda, daya, keadaan, mahluk hidup, termasuk didalamnya manusia dan perilakunya, hyang mempengaruhi kelangsungan perikehiduoan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya. Dari dua ayat tersebut memberikan makna bahwa pengelolaan lingkungan hidup diorientasikan pada 3 hal penting, yaitu pengelolaan terhadap lingkingan ynag didalamnya terdapat unsur-unsur sumber daya lingkungan, dan pengelolaan manusia sebagai subyek  dalam pemanfaatan sumber daya lingkungan. Untuk itu, pemgelolaan lingkungan secara keseluruhan harus dilakukan secara 3 terpadu terhadap 3 aspek diatas.

Untuk dapat melakukan fungsi pengelolaan di atas, ada 3 pendekatan secara koseptual dalam melakukan pengelolaan lingkungan, yaitu :

  1. Pengelolaan sumber daya lingkungan, yang dalam hal ini dipandang sebagi obyek yang    perlu diatur  pemanfaatannya.
  2. Pengelolaan proses-proses fisik, kemis, dan biologis yang terdapat di dalam lingkungan, pendekatan pengelolaannya didasarkan pada teknologi yang tepat guna.
  3. Pengelolaan lingkungan sebagai intervensi terhadap proses sosial, ekonomis, dan politis.